Sekilas KanKER & TumOr
Tumor Jinak
Payudara (FAM = Fibroadenomamammae)
Tumor jinak payudara (fam) adalah
benjolan pada payudara yang biasanya merupakan gumpalan lemak yang terbungkus
dalam suatu wadah yang menyerupai kantong yang sifatnya jinak dan tidak
menyebar ke bagian lain pada tubuh. FAM lebih banyak di derita oleh wanita yang
berumur sekitar 16 tahun – 30 tahun. Yang perlu diperhatikan adalah jika ada
benjolan jangan langsung berpikiran yang seram – seram apalagi langsung
memvonis benjolan itu kanker, selalu untuk berpikir positif.
Sifat benjolan pada tumor jinak payudara (FAM) adalah
:
Biasanya berbentuk bulat menyerupai kelereng, jika
bentuk tidak beraturan maka dicurigai tumor ganas
konsistensi (kekerasan pada benjolan) kenyal seperti
bakso karena berisi lemak, jadi jika benjolan di tekan maka lembeknya seperti
kita menekan bakso, jika keras seperti batu di curigai tumor ganas.
Benjolan bersifat mobile, artinya benjolan itu dengan
mudah kita gerakkan (tidak menempel dengan kuat), jika benjolan itu tidak
mobile (sulit digerakkan) dicurigai benjolan itu bersifat ganas karena biasanya
benjolan itu sudah berakar ke dalam jaringan payudara.
Benjolan dapat muncul di seluruh payudara namun lebih
sering pada 1/3 bagian luar atas jaringan payudara atau dekat ketiak, dan di
sekitar puting susu. Sel tumor tidak menyebar atau tidak berpindah ke bagian
lain pada tubuh manusia.
Pengobatan
tumor jinak payudara : operasi berupa pengangkatan tumor, biasanya operasi
tidak meninggalkan bekas, sehingga payudara tampak seolah – olah tidak pernah
menjalani operasi. Setelah menjalani operasi dianjurkan untuk menjalani pola
hidup sehat, makan buah yang banyak mengandung vitamin C dan E, atau dapat
makan suplemen atau obat
herbal. Perbanyak makan sayur – sayuran hijau.
Pantangan Bagi
Penderita Kanker
Berikut ini adalah penjabaran beberapa makanan yang
menjadi pantangan bagi para penderita berbagai jenis kanker.
Aneka Sayur-Sayuran dan Buah-Buahan
- Tauge mengandung zat yang mendorong pertumbuhan sel kanker.
- Sawi putih dan kangkung mengurangi efektivitas kinerja obat-obatan.
- Cabai merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh. Kekurangan oksigen dapat menurunkan imunitas tubuh yang dapat memicu perkembangan sel kanker.
- Durian menghasilkan alkohol sehingga merangsang berkembangnya sel kanker. Alkohol merangsang aktivitas bawah sadar sehingga jumlah oksigen dalam tubuh menurun.
- Lengkeng dan Nangka mengandung zat yang dapat medorong pertumbuhan sel kanker.
Aneka Daging-Dagingan
- Lemak daging Sapi, Kerbau, Kambing, Babi memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.
- Ikan asin yang diolah dari bahan tidak segar mengalami penguraian sehingga menjadi bahan allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa meriang, gatal-gatal, dan bengkak. Sementara itu, bagi penderita kanker akan timbul reaksi berdenyut-denyut dan timbul rasa nyeri di bagian tubuh yang terkena kanker. Ikan asin juga menyebabkan gangguan permeabilitas (penyerapan air) jaringan tubuh, permukaan luka akan tampak basah, benyek, dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Yang lebih memprihatinkan, beberapa produsen pengolah ikan sering menambahkan formalin, bukan pengawet makanan. Formalin ini bersifat hepatotoksik atau racun bagi organ hati, sehingga semakin lama mengganggu sistem kerja sel dan jaringan yang akhirnya memicu kanker.
- Seafood seperti udang, kerang, kepiting, cumi mengandung kandungan lemak tinggi. Penderita kanker atau tumor harus mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi karena bisa merangsang berkembangnya sel kanker.
- Daging unggas, biasanya untuk memacu pertumbuhan ternak atau unggas digunakan obat-obatan kimia termasuk hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh hewan sehingga bobot ternak atau unggas cepat meningkat. Suntikan hormon yang diberikan pada ternak mirip hormon anabolic pada manusia, hormon ini diduga memicu kanker prostat dan kanker kelenjar.
Makanan yang Diawetkan dan Dibakar
Makanan yang diawetkan mengandung senyawa kimia yang
dapat berubah menjadi karsinogenaktif. Makanan yang dibakar, di bagian yang
gosong atau hangus mengandung zat karsinogen.
Nutrisi Penting
Bagi Penderita Kanker
Banyaknya makanan yang harus dihindari, pasti membuat
Anda bingung memikirkan makanan yang aman dan sehat bagi penderita kanker.
Keterangan di bawah ini dapat membantu Anda memilih makanan yang dapat anda
konsumsi secara aman.
Di dalam buku Breast Cancer—What Every Woman Should
Know, Dr. Paul Rodriguez mengatakan bahwa sistem kekebalan tubuh,
yang bertugas mengenali dan menghancurkan sel-sel yang abnormal seperti kanker,
dapat diperkuat melalui makanan.
Ia menyarankan untuk memakan makanan yang kaya akan
zat besi, seperti daging tanpa lemak, sayuran berdaun hijau, kerang, dan buah
serta sayuran yang kaya akan vitamin C.
Kerang mengandung omega 3 yang dapat membantu
meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap sel kanker dan dapat dikonsumsi
penderita kanker dengan cara dikukus atau direbus dan dengan catatan tidak
terlalu sering karena meskipun mengandung omega 3, kerang juga mengandung lemak
dan kolesterol yang cukup tinggi.
Kacang kedelai dan produk kedelai tanpa difermentasi
diketahui mengandung genistein dan diketahui dapat menghambat pertumbuhan tumor
dalam percobaan laboratorium.
Rekomendasi lain, hindari makanan berlemak! “Semua
lemak—jenuh dan tak jenuh—ada kaitannya dengan pertumbuhan beberapa jenis sel
kanker,” kata Dr. John A. McDougall. Jika Anda memilih daging, maka
pastikan bahwa itu mengandung sedikit lemak di dalamnya atau di luar. Pilihlah
susu yang rendah kadar lemaknya atau susu tanpa lemak dan juga kurangi
pemakaian mentega.
Makanlah makanan anti kanker yang mengandung vitamin A
dan C, seperti sayur-sayuran yang hijau tua—brokoli (sejenis kembang kol), sawi
hijau, bayam, selada air, bit (lobak merah), kangkung (dianjurkan agar tidak
terlalu sering dikonsumsi karena dapat mengurangi efektifitas obat), dan bahkan
rumput yang bunganya kuning!
Makanan yang berwarna kuning-oranye juga baik untuk
kanker karena mengandung vitamin A dan C: sayur-sayuran—wortel, ubi, labu, ubi
jalar; buah-buahan—aprikot, buah lemon, pepaya, buah persik, semangka, tomat,
dll.
Pola makan yang baik akan membantu mempertahankan
sistem kekebalan tubuh Anda dan merupakan barisan pertahanan Anda yang pertama.
Mengikuti pola makan yang benar dapat menjadi tindakan yang bijak selama proses
pengobatan.
Teh dan
Kanker
Konsumsi teh hijau tanpa gula juga sangat baik untuk
penderita kanker. Epigallocatechin gallate (EGCg), sebuah senyawa yang terdapat
dalam teh hijau, memblokir enzim tertentu yang dibutuhkan sel kanker untuk
membelah diri. EGCg tampaknya tidak menimbulkan efek yang sama pada pembelahan
sel normal. Teh hitam, yang digemari kira-kira 80 persen peminum teh dunia,
mengandung lebih sedikit konsentrasi EGCg dibandingkan dengan teh hijau.
Beberapa waktu yang lalu, di dalam milis ini dimuat tentang tanya
jawab yang berhubungan dengan kanker payudara. Ada beberapa email
pribadi yang masuk ke emailku untuk bertanya lebih jauh tentang
penyakit tersebut. Berikut ini aku susun beberapa keterangan yang
berhasil aku kumpulkan dan rangkum dari beberapa artikel yang aku
peroleh dari internet dan artikel majalah. Semoga bisa bermanfaat.
Kanker Payudara bisa dicegah (oleh : Hidayati W.B.)
Pencegahan penyakit kanker payudara masih sulit diterapkan karena
faktor penyebabnya masih dalam penelitian. Saat ini, yang dapat
dicegah adalah aspek "life style" serta mengurangi faktor risiko yang
memungkinkan timbulnya kanker payudara. Usaha satu-satunya untuk
meningkatkan angka penyembuhan pasien kanker payudara adalah dengan
mendeteksi secara dini keberadaan kanker payudara tersebut. Demikian
dikatakan Dr. Sutjipto, Sp. B.Onk. dalam ceramah "Deteksi Dini dan
Pengobatan Kanker Payudara" di RS Kanker Dharmais, Jakarta, 6 Maret
2001.
Di Indonesia, kanker payudara masih menjadi masalah besar karena
lebih dari 70% pasien datang ke dokter pada stadium yang sudah
lanjut. Berbeda sekali dengan negara maju seperti Jepang, kanker
payudara stadium lanjut hanya ditemukan 13%. Faktor-faktor yang
menyebabkan kelambatan deteksi di antaranya penderita tidak
tahu/kurang mengerti tentang kanker payudara, kurang memperhatikan
payudara, rasa takut akan operasi, percaya dukun atau paranormal,
faktor ekonomi, dan rasa malu untuk memperlihatkan payudara. Padahal,
penemuan kanker payudara sedini mungkin yang didiagnosis dan diobati
secara benar dan optimal akan menambah harapan hidup dan kesembuhan
selama 10 tahun. Kemungkinan ini pada stadium I sebesar 70--80%,
stadium II 43%, stadium III kurang dari 11,2%, dan stadium IV 0%.
Perkembangan ilmu genetika secara tidak langsung membuka jalan bagi
penelitian tentang problem penyakit kanker payudara dari sudut
biomolekular. Teori genetika tentang penyebab kanker menyatakan
terbentuknya sel tumor sebagai akibat terjadinya penyimpangan genetik
yang disebabkan oleh rangsangan atas kelainan bawaan. Penyimpangan
genetika menyebabkan pembelahan sel menjadi berlebihan dan tidak
terkendali. Faktor risiko kanker terbanyak kedua di Indonesia ini, di
antaranya wanita di atas usia 30 tahun, sudah menikah, menikah tetapi
tidak punya anak, tidak pernah menyusui anak, mengalami trauma
berulang kali pada payudara, riwayat famili menderita penyakit
kanker, menstruasi pada usia yang sangat muda, mengalami gangguan
jiwa, dan menderita lesi fibrokistik yang berat.
Untuk mendeteksi adanya kanker payudara dapat dilakukan SADARI
(pemeriksaan payudara sendiri). Tindakan ini sangat penting karena
hampir 85% benjolan di payudara ditemukan oleh penderita sendiri.
Pada wanita normal, American Cancer Society menganjurkan wanita yang
berusia di atas 20 tahun untuk melakukan SADARI setiap tiga bulan,
usia 35--40 tahun melakukan mamografi, di atas 40 tahun melakukan
check up pada dokter ahli, lebih dari 50 tahun check up rutin dan
mamografi setiap tahun, dan bagi wanita yang berisiko tinggi
pemeriksaan dokter lebih sering dan rutin.
Berdasarkan tipenya, tumor payudara dibedakan atas tumor jinak dan
tumor ganas. Tumor yang bersifat jinak terdiri dari penyakit
fibrokistik, sclerosing adenosis, fibro adenoma, dan papiloma
intraduktal. Tumor yang bersifat ganas yang berasal dari duktus
adalah karsinoma intra duktal, karsinoma pafiler intra duktal,
karsinoma schirous, karsinoma medulare, dan penyakit
paget, sedangkan yang berasal dari lobus adalah karsinoma lobuler.
Walaupun pada tahap awal kanker payudara tidak menimbulkan gejala
apapun, perlu dicurigai bila terdapat gejala-gejala berikut: adanya
benjolan di payudara, keluar cairan tidak normal dari puting susu
yang berupa nanah, darah, cairan encer atau keluar air susu pada ibu
yang tidak hamil atau tidak sedang menyusui, perubahan bentuk dan
besar payudara, serta kulit, puting susu, dan areola melekuk ke dalam
atau berkerut. Untuk mendeteksi adanya tumor dalam payudara, selain
dengan SADARI dan mamografi kini ada tes darah BRCA I yang dapat
memprediksi kapan kita akan terkena kanker payudara.
Pengobatan kanker payudara yang disepakati oleh ahli kanker di dunia
sebagai berikut: stadium I dilakukan operasi dan kemoterapi; stadium
II tindakan operasi dilanjutkan dengan kemoterapi ditambah hormonal;
stadium III dilakukan operasi dilanjutkan dengan kemoterapi ditambah
radiasi dan hormonal; stadium IV pengobatan kemoterapi dilanjutkan
dengan radiasi dan hormonal. Untuk stadium lanjut, setelah diobati
harapan hidup pasien paling lama adalah empat tahun. Bagi pasien yang
dalam proses pengobatan, operasi pengangkatan tumor dilakukan di
seluruh bagian payudara, baik kanan atau kiri. Tidak perlu cemas akan
kejanggalan bentuk tubuhnya karena saat ini sudah tersedia payudara
buatan dari bahan silikon yang mirip dengan payudara asli. (Hidayati
W.B.)
PEMERIKSAAN PAYUDARA (dari buku : Pertolongan Pertama Dokter di
rumah anda)
Setiap wanita dewasa sebaiknya rajin memeriksa sendiri payudara-nya
secara rutin. Hal ini perlu untuk lebih mengenal bentuk dan rabaan
payudara sendiri agar setiap perubahan dapat segera diketahui dan
bisa segera ditangani dengan baik. Ikuti langkah-langkah berikut
setiap bulan sekali, sebaiknya di setiap akhir periode menstruasi.
Berdirilah di depan cermin yang baik dengan kedua lengan di sisi
tubuh dan amati payudara dan putingnya dari arah depan dan samping
untuk mengetaui bentuk dan penampilan kulitnya.
Ulangi lagi, dengan kedua lengan diangkat.
Dengan lengan kiri tetap di atas, rabalah di sekitar payudara kiri
dengan ujung jari tangan kanan. Ulangi hal tersebut dengan tangan
kiri terhadap payudara sebelah kakan.
Berbaringlah dengan bantal di bawah bahi kiri dan lengan kiri di
bawah kepala. Raba sekitar payudara kiri dengan tangan kanan seperti
langkah sebelumnya, diawali dari sisi luar ke arah putting di bagian
tengah.
Periksalah daerah di antara payudara dan ketiak, dan bagian dalam
ketiak, diawali dengan mengangkat lengan kiri dan lanjutkan dengan
sisi lainnya.
Pijat putingnya dengan lembut untuk memeriksa apakah ada cairan yang
keluar.
Ulangi langkah 4,5,6 dengan tangan kiri untuk memeriksa payudara
kanan.
Kapan perlu berkonsultasi ke dokter
Jika selama pemeriksaan sendiri tersebut ditemukan satu dari gejalan
di bawah ini, segera periksalah ke dokter :
benjolan di payudara atau ketiak (ada tumor yang jinak ada tumor yang
ganas..gejala keduanya kadang mirip yaitu sama2 berupa benjolan. Jadi
lebih baik periksa ke dokter setelah kalian selesai memeriksa
sendiri).
perubahan bentuk pada payudara (kecil sebelah atau besar sebelah,
turun sebelah, atau mengkerut sebelah)
ada sesuatu yang keluar dari putting (entah itu darah, nanah, cairan
hitam atau cairan lain)
perubahan pada kulit payudara (timbul kerutan atau lekukan).
Ingatlah, setelah beberapa kali memeriksa sendiri, anda akan
mengenali payudara dan beberapa benjolan yang terasa normal. Namun
jika anda mencemaskan adanya suatu kelainan periksalah ke dokter.
Lima Belas Cara Alami Untuk Mencegah Kanker Payudara (Sumber :
Medicastore.com)
Bulan Oktober adalah Bulan Kanker Payudara, saat untuk memikirkan
penyakit yang banyak ditakuti kaum perempuan. Sepuluh tahun yang
lalu, para ahli menganggap bahwa kanker payudara adalah penyakit yang
sebenarnya tidak dapat dicegah. Sekarang, para peneliti sudah banyak
mengetahui cara untuk mencegahnya, paling tidak mengurangi resiko
terkena kanker payudara.
Sebetulnya ada 17 cara untuk mengurangi resiko kanker payudara, 2
diantaranya merupakan pencegahan dari segi medis dan sisanya
merupakan terapi alternatif.
Adapun pendekatan dari segi medis adalah :
1. Obat pencegah kanker payudara.
Perempuan dengan resiko tinggi, yaitu yang survive/selamat dari
kanker payudara atau yang setidaknya memiliki hubungan darah dengan
penderita kanker (ibu atau saudara perempuannya), bisa mendapatkan
terapi Tamoksifen, yang bekerja dengan cara memblokade efek pemicu
tumor dari estrogen.
2. Mastektomi sebelum serangan kanker.
Untuk perempuan dari keluarga dengan resiko genetik yang sangat
tinggi, ada suatu mastektomi untuk pencegahan kanker payudara. Memang
merupakan suatu pendekatan yang radikal, tetapi kebanyakan berhasil.
Mastektomi ini mengangkat jaringan payudara, tapi tidak seluruhnya,
sehingga kemungkinan terjadinya kanker masih ada.
Sedangkan pencegahan secara alami meliputi :
1. Berolah raga secara teratur.
Penelitian menunjukkan bahwa sejalan dengan menigkatnya aktivitas,
maka resiko kanker payudara akan berkurang. Berolah raga akan
menurukan kadar estrogen yang diproduksi tubuh sehingga mengurangi
resiko kanker payudara.
2.Kurangilemak.
Anda tentu sudah sering mendengar pertentangan pendapat mengenai
hubungan antara kanker payudara dengan makanan berlemak. Beberapa
penelitian menunjukkan bahwa diet rendah lemak membantu mencegah
kanker payudara. Penelitian yang lain menunjukkan bahwa tidak ada
hubungan antara lemak dan kanker payudara.. Penelitian terakhir
menyatakan bahwa yang lebih penting adalah jenis lemaknya bukan
jumlah lemak yang dikonsumsi.
Jenis lemak yang memicu kanker payudara adalah lemak jenuh dalam
daging, mentega, makanan yang mengandung susu full-cream (whole-milk
dairy foods) dan asam lemak dalam margarin.
Sedangkan jenis lemak yang membantu mencegah kanker payudara adalah
lemak tak-jenuh dalam minyak zaitun dan asam lemak omega-3 dalam ikan
salmon dan ikan air dingin lainnya.
Lemak jenuh dalam daging dan produk susu dan asam lemak dalam
margarin meningkatkan kadar estrogen dalam darah, sedangkan lemak tak-
jenuh dalam minyak zaitun dan asam lemak omega-3 dalam ikan tidak
menyebabkan kenaikan kadar estrogen dalam darah.
3.Bila anda mengkonsumsi daging, jangan dimasak terlalu matang.
Terlepas dari lemak jenuh yang terdapat dalam daging, cara anda
memasak daging akan mempengaruhi resiko kanker payudara. Daging-
daging yang dimasak/dipanggang menghasilkan senyawa karsinogenik
(amino heterosiklik). Semakin lama dimasak, semakin banyak senyawa
ini terbentuk. Amino heterosiklik paling banyak terdapat dalam daging
bakar yang lapisan luarnya (kulitnya) gosong dan hitam.
4.Makan lebih banyak buah dan sayuran.
Semakin banyak buah dan sayuran yang dimakan, semakin berkurang
resiko untuk semua kanker, termasuk kanker payudara.
Makanan dari tumbuh-tumbuhan mengandung anti-oksidan yang tinggi,
diantaranya vitamin A, C, E dan mineral selenium, yang dapat mencegah
kerusakan sel yang bisa menjadi penyebab terjadinya kanker. National
Cancer Institute (NCI) merekomendasikan untuk mengkonsumsi buah dan
sayuran paling tidak 5 (lima) kali dalam sehari. Tapi harus dihindari
buah dan sayuran yang mengandung banyak lemak, seperti kentang goreng
atau pai dengan krim pisang.
5. Mengkonsumsi suplemen anti-oksidan.
Suplemen tidak dapat menggantikan buah dan sayuran, tetapi suatu
formula anti-oksidan bisa merupakan tambahan makanan yang dapat
mencegah kanker payudara.
6. Makan lebih banyak serat.
Selain berfungsi sebagai anti-oksidan, buah dan sayuran juga
mengandung banyak serat. Makanan berserat akan mengikat estrogen
dalam saluran pencernaan, sehingga kadarnya dalam darah akan
berkurang.
7. Makan lebih banyak tahu dan makanan yang mengandung kedelai.
Makanan-makanan yang berasal dari kedelai banyak mengandung estrogen
tumbuhan (fito-estrogen). Seperti halnya tamoksifen, senyawa ini
mirip dengan estrogen tubuh, tapi lebih lemah. Fito-estrogen terikat
pada reseptor sel yang sama dengan estrogen tubuh, mengikatnya keluar
dari sel payudara sehingga mengurangi efek pemicu kanker payudara.
Selain menghalangi estrogen tubuh untuk mencapai sel reseptor,
makanan berkedelai juga mempercepat pengeluaran estrogen dari tubuh.
8. Makan lebih banyak kacang-kacangan.
Selain dalam kedelai, fito-estrogen juga terdapat dalam jenis kacang-
kacangan lainnya.
9. Hindari alkohol.
Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa semakin banyak mengkonsumsi
alkohol, maka resiko kanker payudara semakin bertambah karena alkohol
meningkatkan kadar estrogen dalam darah.
10. Perhatikan berat badan anda.
Kenaikan berat badan setiap pon setelah usia 18 tahun akan menambah
resiko kanker payudara. Ini disebabkan karena sejalan dengan
bertambahnya lemak tubuh, maka kadar estrogen sebagai hormon pemicu
kanker payudara dalam darahpun akan meningkat.
11. Hindari xeno-estrogens.
Xeno-estrogen maksudnya estrogen yang berasal dari luar tubuh.
Perempuan mengkonsumsi estrogen dari luar tubuh terutama yang
berasal dari residu hormon estrogenik yang terdapat dalam daging dan
residu pesitisida estrogenik. Diduga xeno-estrogen bisa meningkatkan
kadar estrogen darah sehingga menambah resiko kanker payudara.
Cara terbaik untuk menghindari xeno-estrogen adalah dengan
mengurangi konsumsi daging, unggas (ayam-itik) dan produk susu (whole-
milk dairy product).
Tetapi anda tidak perlu khawatir dengan banyak makan buah dan
sayuran, karena efek anti-oksidan dan kandungan seratnya lebih
banyak daripada efek residu pestisidanya.
12. Berjemur dibawah sinar matahari.
Meningkatnya angka kejadian kanker kulit (Melanoma maligna)
menjadikan kita takut akan sinar matahari. Tetapi sedikit sinar
matahari dapat membantu mencegah kanker payudara, karena pada saat
matahari mengenai kulit, tubuh membuat vitamin D. Vitamin D akan
membantu jaringan payudara menyerap kalsium sehingga mengurangi
resiko kanker payudara. Agar bisa memperoleh sinar matahari selama 20
menit/hari, dianjurkan untuk berjalan dibawah sinar matahari pada
siang hari atau sore hari. Tetapi bila anda ingin mendapatkan kalsium
atau vitamin D tidak dari sinar matahari, anda dapat mencoba
mengkonsumsi makanan suplemen.
13. Jangan merokok.
Merokok akan meningkatkan resiko kanker payudara.
14. Menyusui/memberikan ASI kepada anak anda
Untuk alasan yang masih belum jelas, menyusui berhubungan
dengan berkurangnya resiko kanker payudara sebelum masa menopause.
15. Pertimbangkan kembali sebelum menggunakan terapi pengganti hormon
(Hormone Replacement Therapy = HRT).
Ada beberapa alasan bagus untuk melakukan HRT sesudah masa
menopause, yaitu mengurangi resiko penyakit jantung, osteoporosis dan
penyakit Alzheimer's. Tetapi HRT akan menambah resiko kanker
payudara. Bicarakan dengan dokter anda dan pertimbangkan
resiko-resiko yang mungkin timbul, karena kebanyakan perempuan lebih
tinggi resikonya untuk menderita penyakit jantung, daripada kanker
payudara.
Terakhir, satu lagi hal yang dapat mempengaruhi resiko terkena kanker
payudara adalah stress.
Literatur medis menyebutkan bahwa stress dapat menigkatkan resiko
kanker payudara. Tetapi penelitian tentang hal ini masih bersifat
kontroversial. Namun tidak ada salahnya untuk memulai cara mengatasi
stress dalam hidup anda melalui meditasai, yoga, tai chi, berkebun
atau kegiatan santai lainnya.
Pesan kami : Jangan terlalu memikirkan resiko kanker payudara anda,
tapi lakukanlah sesuatu untuk menguranginya !
Pengalaman teman-temanku (heheh, koleksi pribadi nih keterangannya) :
1. Lakukan massage (pemijatan) pada payudara dan daerah
sekitarnya (hingga ketiak) secara rutin sebulan sekali. Caranya,
tidur telentang lalu pijat payudara kiri dengan tangan kanan ke arah
luar tubuh dengan gerakan berputar mengelilingi payudara, mulai dari
daerah puting dan terus melebar.
2. Selalu bersihkan putting anda dengan kain bersih, jangan
biarkan permukaannya kotor. Pembersihan ini juga berguna agar putting
tidak melesak masuk ke dalam.
3. Jika terasa ada benjolan, jangan panik dulu. Coba kompres
dengan alkohol 70 % dan kain kassa selama beberapa jam, lalu lihat
hasilnya dalam satu minggu. Jika dalam satu minggu benjolan tidak jua
hilang, maka periksalah ke dokter. Atau bisa juga dengan menggunakan.
Pantangan
Makanan Penderita Kanker
Dibantu
dr. Susi dan dr. Jamal dari Tim Medis Klinik Herbal Ny.Ning Harmanto, alasan
memberikan pantangan makanan penderita kanker sebagai berikut:
1.
Sayur-sayuran
- Tauge mengandung zat yang mendorong pertumbuhan sel kanker.
- Sawi putih dan kangkung mengurangi efektivitas kerja obat.
- Cabai merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh.
2.
Buah-buahan
- Lengkeng dan nangka mengandung zat tumbuh bagi sel kanker.
- Durian, duku, nanas, dan anggur menghasilkan alkohol sehingga merangsangberkembangnya sel kanker.
- Minuman ringan atau soft drink bersifat karsinogen.
- Es atau minuman dingin mengganggu kelancaran peredaran darah.
- Alkohol merangsang aktivitas bawah sadar sehingga jumlah oksigen dalam tubuh menurun.
3.
Daging dan Ikan Asin
- Daging (sapi, kerbau, kambing, babi) memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.
- Ikan asin yang diolah dari bahan tidak segar mengalami penguraian sehingga menjadi bahan allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa meriang, gatal-gatal, dan bengkak. Sementara itu, bagi penderita kanker akan timbul reaksi berdenyut-denyut dan timbul rasa nyeri di bagian tubuh yang terkena kanker. Selanjutnya karena ada gangguan permeabilitas (penyerapan air) jaringan tubuh, permukaan luka akan tampak basah, benyek, dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Yang lebih memprihatinkan, beberapa produsen pengolah ikan sering menambahkan formalin atau bahan pengawet mayat, bukan pengawet makanan. Formalin ini bersifat hepatotoksik atau racun bagi organ hati, sehingga semakin lama mengganggu sistem kerja sel dan jaringan yang akhirnya memicu kanker.
4.
Makanan yang Diawetkan
- Makanan awetan mengandung senyawa kimia yang dapat berubah menjadi karsinogenaktif.
- Makanan yang dibakar,bagian yang gosong atau hangus mengandung zat karsinogen.
5.
Sea food
- Udang, kerang, kepiting, cumi mengandung kandungan lemak tinggi. Penderita kanker atau tumor harus mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi karena bisa merangsang berkembangnya sel kanker.
6.
Daging Unggas
- Biasanya untuk memacu pertumbuhan ternak atau unggas digunakan obat-obatan kimia termasuk hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh hewan sehingga bobot ternak atau unggas cepat meningkat. Suntikan hormon yang diberikan pada ternak mirip hormon anabolic pada manusia. Hormon ini diduga memicu kanker prostat dan kanker kelenjar.
7.
Buah-buahan
- Durian, nangka, lengkeng, nenas, duku dan anggur bila sangat matang mengandung alkohol yang bisa memicu berkembangnya sel kanker.
Nah
aneka pantangan makanan tersebut diharapkan tidak membuat pasien takut makan.
Penderita
kanker harus mengkonsumsi makanan yang bergizi tinggi dan boleh makan enak
namun hendaknya dipilih yang aman.bagi anda yang menderita kanker/tumor/
kista/myom, silahkan dipertimbangkan untuk mau mentaati atau tidak pantangan
makanan tersebut. Dari pengalaman klinik herbal Ny.Ning Harmanto dan dari data
yang ada, proses kesembuhan pasien kanker sebagian besar dipengaruhi oleh
ketaatan pasien berpantang makanan.
sumber
:http://www.ningharmanto.com
Makanan Sehat Penderita Kanker Payudara
Terdapat
beberapa bahan makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin.
Konsumsinya boleh hanya satu jenis bahan saja atau campuran dari beberapa
bahan. Jika kita sedang terserang kanker payudara, dianjurkan untuk
meminum jus bahan-bahan makanan berikut, lakukan dua kali satu gelas setiap
hari.
1.
Gandum
Dalam hal ini Anda dapat mengkonsumsi gandum yang berbentuk sereal dengan segelas susu setiap pagi. Setiap ½ gelas gandum setara dengan 10 gr dari kebutuhan serat yang digunakan untuk menururnkan tingkat estrogen dalam tubuh. Para ahli berpendapat bahwa tingkat estrogen yang tinggi dalam tubuh akan semakin merangsang pertumbuhan kanker payudara.
Dalam hal ini Anda dapat mengkonsumsi gandum yang berbentuk sereal dengan segelas susu setiap pagi. Setiap ½ gelas gandum setara dengan 10 gr dari kebutuhan serat yang digunakan untuk menururnkan tingkat estrogen dalam tubuh. Para ahli berpendapat bahwa tingkat estrogen yang tinggi dalam tubuh akan semakin merangsang pertumbuhan kanker payudara.
2.
Ikan Salmon dan Tuna
Berdasarkan penelitian yang dilakukan di UCLA, Amerika Serikat, ditemukan bahwa para wanita yang tinggal di daerah dekat sungai dan mengkonsumsi ikan tuna dan salmon setiap hari, ternyata tingkat risiko terkena kanker payudaranya sangat kecil. Diduga karena adanya kandungan zat omega-3 yang terdapat dalam ikan tersebut.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan di UCLA, Amerika Serikat, ditemukan bahwa para wanita yang tinggal di daerah dekat sungai dan mengkonsumsi ikan tuna dan salmon setiap hari, ternyata tingkat risiko terkena kanker payudaranya sangat kecil. Diduga karena adanya kandungan zat omega-3 yang terdapat dalam ikan tersebut.
3.
Wortel dan Bayam
Wanita yang tidak pernah mengkonsumsi wortel dan bayam, juga berisiko terkena kanker payudara dua kali lebih besar, dibanding mereka yang sering mengkonsumsi kedua jenis sayuran itu.
Wanita yang tidak pernah mengkonsumsi wortel dan bayam, juga berisiko terkena kanker payudara dua kali lebih besar, dibanding mereka yang sering mengkonsumsi kedua jenis sayuran itu.
4.
Yoghurt
Pada suatu penelitian yang menggunakan yoghurt sebagai medium, diungkapkan ternyata yoghurt dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara, terutama dalam jumlah yang cukup banyak.
Pada suatu penelitian yang menggunakan yoghurt sebagai medium, diungkapkan ternyata yoghurt dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara, terutama dalam jumlah yang cukup banyak.
5.
Susu Kedelai
Diperoleh fakta bahwa salah satu zat yang terkandung di dalam susu kedelai murni ternyata dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara sebesar 28% dibandingkan dengan yang terdapat pada kacang kedelai olahan.
Diperoleh fakta bahwa salah satu zat yang terkandung di dalam susu kedelai murni ternyata dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara sebesar 28% dibandingkan dengan yang terdapat pada kacang kedelai olahan.
6.
Jus Jeruk
Masih dalam proses penelitian yang dilakukan di Universitas Western Ontario, Canada, pada hewan percobaan, disebutkan bahwa jus jeruk bisa memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara sampai 50%. (berbagai sumber/anin)
Masih dalam proses penelitian yang dilakukan di Universitas Western Ontario, Canada, pada hewan percobaan, disebutkan bahwa jus jeruk bisa memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara sampai 50%. (berbagai sumber/anin)
7.seledri
, lobak , pisang raja , belimbing manis , brokoli , kubis , apel , bawang putih
Aneka
Sayuran Hijau Pencegah Kanker:
1. Buncis
2. DaunSingkong
3. KacangPanjang
4. Daun pepaya
2. DaunSingkong
3. KacangPanjang
4. Daun pepaya
Menurut
Dr. Vivi K. Tjahjadi, dari Karyasari, obat untuk kanker payudara adalah rebusan
sambiloto, kunir putih, rumput mutiara dan keladi tikus, diminum pagi siang dan
sore. Ramuan ini jika diminum 12 hari, lambat laun rasa nyeri akan
berangsur hilang dan benjolan juga hilang. Payudara akan kembali seperti
semula tanpa rasa sakit. Dengan minum ramuan ini kanker payudara
berpeluang benar-benar sembuh.
Apa
Itu KANKER PAYUDARA ?
Gambar
Kanker merupakan buah dari perubahan
sel yang mengalami pertumbuhan tidak normal dan tidak terkontrol.
Peningkatan jumlah sel tak normal ini umumnya membentuk benjolan yang
disebut tumor atau kanker. Tidak semua tumor bersifat kanker. Tumor
yang bersifat kanker disebut tumor ganas, sedangkan yang bukan kanker disebut
tumor jinak. Tumor jinak biasanya merupakan gumpalan lemak yang
terbungkus dalam suatu wadah yang menyerupai kantong, sel tumor jinak tidak
menyebar ke bagian lain pada tubuh penderita.
Lewat
aliran darah maupun sistem getah bening, sering sel-sel tumor dan racun yang
dihasilkannya keluar dari kumpulannya dan menyebar ke bagian lain tubuh.
Sel-sel yang menyebar ini kemudian akan tumbuh berkembang di tempat baru, yang
akhirnya membentuk segerombolan sel tumor ganas atau kanker baru. Proses
ini disebut metastasis.
Kanker
payudara termasuk diantara penyakit kanker yang paling banyak diperbincangkan
karena keganasannya yang seringkali berakhir dengan kematian.Kanker payudara
akan memperlihatkan kekhasannya dalam menyerang penderitanya. Kedanasan
kanker ini ditunjukkannya dengan menyerang sel-sel nomal isekitarnya, terutama
sel-sel yang lemah. Sel kanker ajan tumbuh pesat sekali, sehingga
payudara penderita akan membesar tidak seprti biasanya.Sambil menyerang sel-sel
normal disekitarnya, kanker juga memproduksi racun dan melepas sel-sel kanker
dari induknya yang pecah. Racun dan sel-sel kanker itu akan menyebar
bersama aliran darah. Karenanya kerap kita mendapati kanker yang tumbuh
di tempat lain sebagai hasil metastasisnya. Pada kanker yang parah
seringkali terjadi pendarahan
Di
Indonesia jumlah penderita kanker payudara menduduki tingkat kedua setelah
kanker mulut rahim.Mengapa seseorang terkena kanker, jawabnya TIDAK TAHU.Tetapi
secara medis bisa dikatakan bahwa seseorang berpeluang terkena kanker karena
karsinogen, daya tahan tubuh dan aspek psikis.Sel kanker itu terus menerus
berkembang dan tidak bisa mati.Sel kanker itu tidak bisa kembali normal
(irreversible).
Cara
pengobatannya : dengan pembedahan, penyinaran, dan terapi kimia.Peluang sembuh
dari sakit kanker relatif amatlah kecil.
Gejala-gejala
yang Menandakan Adanya Serangan Kanker
yang umum dapat dilihat dan dirasakan:
1. Timbul benjolan pada payudara yang dapat diraba dengan tangan, makin lama benjolan ini makin mengeras dan bentuknya tidak beraturan
2. Bentuk, ukuran atau berat salah satu payudara berubah
3. Timbul benjolan kecil dibawah ketiak
4. Keluar darah, nanah, atau cairan encer dari puting susu
5. Kulit payudara mengerut seperti kulit jeruk
6. Bentuk atau arah puting berubah, misalnya puting susu tertekan ke dalam
1. Timbul benjolan pada payudara yang dapat diraba dengan tangan, makin lama benjolan ini makin mengeras dan bentuknya tidak beraturan
2. Bentuk, ukuran atau berat salah satu payudara berubah
3. Timbul benjolan kecil dibawah ketiak
4. Keluar darah, nanah, atau cairan encer dari puting susu
5. Kulit payudara mengerut seperti kulit jeruk
6. Bentuk atau arah puting berubah, misalnya puting susu tertekan ke dalam
Kanker sebagai Sel yang Abnormal Kanker payudara muncul
sebagai akibat sel-sel yang abnormal terbentuk pada payudara dengan kecepatan
tidak terkontrol dan tidak beraturan. Sel-sel tersebut merupakan hasil
mutasi gen dengan perubahan-perubahan bentuk, ukuran maupun fungsinya,
sebagaimana sel-sel tubuh kita yang asli. Mutasi gen ini dipicu oleh
keberadaan suatu bahan asing yang masuk ke dalam tubuh kita, diantaranya
pengawet makanan, vetsin, radioaktif, oksidan, atau karsinogenik yang
dihasilkan oleh tubuh sendiri secara alamiah. Tetapi yang terakhir ini
sangat jarang terjadi karena secara alamiah tubuh kita mampu menetralkan zat
karsinogenik yang dihasilkan oleh tubuh. Bersama aliran darah dan aliran
getah bening, sel-sel kanker dan racun-racun yang dihasilkannya dapat
menyebar ke seluruh tubuh kita seperti tulang, paru-paru, dan liver tanpa
disadari oleh penderita. Karenanya tidak mengherankan jika pada
penderita kanker payudara ditemukan benjolan di ketiak atau benjolan
kelenjar getah bening lainnya. Bahkan muncul pula kanker pada
liver dan paru-paru sebagai kanker metastasisnya. Penderita sering
batuk yang tak kunjung sembuh atau sesak napas yang berkepanjangan.
|
Ketika
kita dinyatakan oleh dokter positif terkena kanker, reaksi yang pertama kali
muncul adalah rasa takut yang luar biasa dan putus asa, apalagi jika kanker
tersebut sudah masuk dalam stadium lanjut. Sebaiknya rasa takut yang
berlebihan ini harus dihindari, karena rasa takut ini dapat melemahkan kita
secara psikis yang akhirnya dapat menurunkan kekebalan tubuh atau daya
immunitas yang secara alamiah ada dalam tubuh. Sikap pasrah dan mulai
memahami kanker berikut cara pengobatan yang ingin dilakukan, akan sangat
membantu dalam penanganan penyakit kanker ini.
Pencegahan Kanker payudara
dapat dicegah dengan cara:
1. Hindari penggunaan BH yang terlalu ketat dalam waktu lama 2. HIndari banyak merokok dan mengkonsumsi alkohol 3. Lakukan pemeriksaan payudara sendiri, setiap bulan 4. Hindari terlalu banyak terkena sinar-x atau jenis-jenis radiasi lainnya 5. Jaga kesehatan dengan mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran segar. Sebaiknya sering mengkonsumsi kedelai serta produk olahannya, seperti tahu, tempe, dan susu kacang kedelai, sebab kedelai mengandung phyto estrogen, yaitu genistein, yang bermanfaat untuk mengurangi resiko terjadinya kanker payudara 6. Lakukan olahraga secara teratur 7. Hindari terlampau banyak makan makanan berlemak tinggi 8. Atasi stress dengan baik, misalnya lewat relaksasi dan meditasi 9. Makanlah lalap kunir puti (temu mangga) lebih kurang dua ruas jari setiap hari |
Rasa
Nyeri luar biasa pada penyakit kanker yang berkepanjangan merupakan salah satu
penderitaan yang harus ditanggung oleh penderita penyakit kanker.
Penanganan rasa nyeri ini, dalam dunia kedokteran modern ternyata merupakan
salah satu masalah yang paling sulit diatasi. Dari pengamatan, kesulitan
penanganan masalah rasa nyeri tersebut disebabkan oleh adanya faktor subyektif
dan psikologis. Disamping itu sebagian obat yang digunakan untuk
menanggulangi nyeri dapat menyebabkan ketergantungan terhadap obat itu dan
memicu penyakit aterogenik.
Yang paling beresiko terserang penyakit kanker
payudara, yaitu:
1. Jika dalam keluarga ada penderita kanker payudara 2. Mendapat haid pertama pada usia sangat muda, atau terlambat mengalami manepause 3. Tidak pernah menyusi anak 4. Kegemukan 5. Tidak pernah melahirkan anak 6. Pernah mendapat terapi hormon 7. Pernah mendapat radiasi pada payudara |
Hasil
studi, menemukan adanya sedikit penurunan resiko serangan kanker payudara pada
wanita pre-menopause yang paling lama menyusui anaknya.
Bahan-bahan
yang Diduga Pemicu Kanker.
Pemicu kanker pada dasarnya BELUM DIKETAHUI secara pasti, namun terdapat
bahan-bahan yang diduga sebagai pemicu kanker. Bahan-bahan yang dimaksud
disebut karsinogenik. Bahan-bahan yang masuk dalam kelompok karsinogen yaitu:
1. Senayawa kimia, seperti aflatoxin B1, ethionine, saccarin, asbestos, nikel, chrom, arsen, arang, tarr, asap rokok, dan oral kontrasepsi.
2. Faktor fisik, seperti radiasi matahari, sinar -x, nuklir, dan radionukleide.
3. Virus, seperti RNA virus (fam. retrovirus), DNA virus (papiloma virus, adeno virus, herpes virus), EB virus
4. Iritasi kronis dan inflamasi kronis dapat berkembang menjadi kanker
5. Kelemahan genetik sel-sel pada tubuh, sehingga memudahkan munculnya kanker.
1. Senayawa kimia, seperti aflatoxin B1, ethionine, saccarin, asbestos, nikel, chrom, arsen, arang, tarr, asap rokok, dan oral kontrasepsi.
2. Faktor fisik, seperti radiasi matahari, sinar -x, nuklir, dan radionukleide.
3. Virus, seperti RNA virus (fam. retrovirus), DNA virus (papiloma virus, adeno virus, herpes virus), EB virus
4. Iritasi kronis dan inflamasi kronis dapat berkembang menjadi kanker
5. Kelemahan genetik sel-sel pada tubuh, sehingga memudahkan munculnya kanker.
Stadium Kanker Payudara Pada kanker
payudara ada stadium dini (0, 1 dan 2) serta stadium lanjut (3 dan
4). Stadium 0 berarti sel kanker ada pada lapisan kelenjar susu atau
saluransusu tetapi belum menyebar ke jaringan lemak sekitarnya. Pada stadium
1 dan 2, kanker telah menyebar dari kelenjar susu atau saluran susu ke
jaringan terdekat disekitarnya. Pada stadium 2 kadang-kadang kanker telah
mulai mengganggu kelenjar
getah bening. Stadium 3 boleh dibilang kanker payudara dalam
stadium lanjut lokal, dimana garis tengah tumor telah lebih dari dua inci dan
seringkali telah menyebar ke kelenjar getah bening dekat payudara. Pada
stadium 4 kanker telah bermetastasis, artinya kanker telah menyebar dari
payudara dan kelenjar getah bening di sekitar ketiak, ke bagian lain tubuh
seperti tulang, hati, paru dan otak.
|
Kanker pada payudara itu bisa
membengkak dan pecah, kalau sudah begini bau busuk dan anyir akan keluar dari
buah dada. Keluhan lain adalah sesak nafas karena kanker menekan
paru-paru.
Kedelai Cegah Kekambuhan Kanker Payudara
Para
ahli menemukan para survivor kanker payudara yang sudah memasuki menopause dan
rutin mengonsumsi isoflavon dari kedelai, sekitar 42,3 miligram per hari,
memiliki risiko kekambuhan kanker lebih rendah dibanding mereka yang
mengonsumsi kedelai dalam porsi lebih kecil, yakni 15,2 mg per hari.
Kaitan
antara komponen kedelai dan kanker payudara memang belum jelas, namun para
peneliti meyakini isoflavon memengaruhi kadar estrogen dalam tubuh. Namun
penelitian lain menunjukkan efek yang bertolak belakang, isoflavon justru
meningkatkan risiko kanker payudara.
Menurut
data National Cancer Institute, Amerika, lebih dari 12 persen wanita yang lahir
saat ini akan didiagnosa kanker payudara dalam hidupnya. Para ahli menduga hal
itu salah satunya dipengaruhi oleh pola makan.
Orang
Amerika jarang mengonsumsi kedelai. Baru 37 persen saja yang mengonsumsi
makanan atau minuman kedelai beberapa kali dalam sebulan. Sementara itu di
Asia, protein yang berasal dari kedelai menjadi menu makanan sehari-hari.
Selama beberapa tahun para ahli
terus mengeksplorasi manfaat kedelai bagi kesehatan, khususnya penyakit kanker.
Penelitian sebelumnya menunjukan isoflavon dari kedelai, yakni genistein, mampu
menghambat efek tamoxifen (obat terapi sulih hormon pada wanita menopause) dan
meningkatkan pertumbuhan resepstor positif estrogen.
TENTANG MAKANAN
Ada
beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko kanker payudara, antara lain usia,
riwayat kesehatan, faktor keturunan, faktor hormonal seperti menstruasi pertama
terlalu cepat dan menopause dini. Selain itu upaya menunda kehamilan atau
kehamilan pertama terjadi di atas usia 30 tahun juga bisa meningkatkan resiko.
Gaya hidup yang tidak sehat, misalnya sering mengkonsumsi makanan yang
mengandung lemak jahat, atau kurang berolahraga, juga dapat memperbesar resiko
terserang kanker payudara.
Makanan yang boleh dikonsumsi
Akan lebih baik apabila banyak mengkonsumsi sayur dan buah lebih banyak dari biasanya. Sayuran yang disarankan kubis, leunca, lobak, buncis,wortel, pare, brokoli, sambung nyawa dan bawang putih. Selain itu buah yang disarankan apel malang, jeruk, pepaya, tomat, jambu biji merah, melon dan semangka. Setiap hari mengkonsumsi wortel dan apel malang sehari satu kilogram. Menu makanan harus serba rebus.Sebaiknya sering mengkonsumsi kedelai serta produk olahannya, seperti tahu, tempe, dan susu kacang kedelai, sebab kedelai mengandung phyto estrogen, yaitu genistein, yang bermanfaat untuk mengurangi resiko terjadinya kanker payudara.
Terdapat pula beberapa bahan makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin. Konsumsinya boleh hanya satu jenis bahan saja atau campuran dari beberapa bahan. Jika kita sedang terserang kanker payudara, dianjurkan untuk meminum jus bahan-bahan makanan berikut, lakukan dua kali satu gelas setiap hari.
1. Wortel
2. Lobak
3. Pisang raja
4. Belimbing manis
5. Seledri
6. Brokoli
7. Kubis
8. Apel
9. Bawang putih
Minum juga susu kedelai setengah gelas, lakukan dua kali sehari, atau konsumsi selalu 100 gram tempe setiap hari.
Aneka Sayuran Hijau Pencegah Kanker:
1. Buncis
2. Daun singkong
3. Kacang panjang
4. Daun pepaya
Makanan yang TIDAK BOLEH DIKONSUMSI
Berpantang makanan daging sapi, kambing dan ayam negeri. Sayur taoge, sawi putih, dan cabe tidak boleh dikonsumsi. Juga makanan yang dibakar, mengandung vetsin dan diawetkan. Selain itu tidak boleh makan buah durian, nangka, lengkeng, duku dan anggur. Minuman yang dingin, bersoda dan mengandung alkohol juga harus dihindari. Udang, Cumi, kerang, kepiting tidak boleh di makan juga, kurangi garam, ikan asin, tape, coklat, nenas.
Untuk pengobatan herbal bisa dikonsumsi :
Rebusan Samiloto, kunir putih, rumput mutiara, keladi tikus
diminum 2 x sehari (pagi dan sore)
ehm........Makanan yang boleh dikonsumsi
Akan lebih baik apabila banyak mengkonsumsi sayur dan buah lebih banyak dari biasanya. Sayuran yang disarankan kubis, leunca, lobak, buncis,wortel, pare, brokoli, sambung nyawa dan bawang putih. Selain itu buah yang disarankan apel malang, jeruk, pepaya, tomat, jambu biji merah, melon dan semangka. Setiap hari mengkonsumsi wortel dan apel malang sehari satu kilogram. Menu makanan harus serba rebus.Sebaiknya sering mengkonsumsi kedelai serta produk olahannya, seperti tahu, tempe, dan susu kacang kedelai, sebab kedelai mengandung phyto estrogen, yaitu genistein, yang bermanfaat untuk mengurangi resiko terjadinya kanker payudara.
Terdapat pula beberapa bahan makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin. Konsumsinya boleh hanya satu jenis bahan saja atau campuran dari beberapa bahan. Jika kita sedang terserang kanker payudara, dianjurkan untuk meminum jus bahan-bahan makanan berikut, lakukan dua kali satu gelas setiap hari.
1. Wortel
2. Lobak
3. Pisang raja
4. Belimbing manis
5. Seledri
6. Brokoli
7. Kubis
8. Apel
9. Bawang putih
Minum juga susu kedelai setengah gelas, lakukan dua kali sehari, atau konsumsi selalu 100 gram tempe setiap hari.
Aneka Sayuran Hijau Pencegah Kanker:
1. Buncis
2. Daun singkong
3. Kacang panjang
4. Daun pepaya
Makanan yang TIDAK BOLEH DIKONSUMSI
Berpantang makanan daging sapi, kambing dan ayam negeri. Sayur taoge, sawi putih, dan cabe tidak boleh dikonsumsi. Juga makanan yang dibakar, mengandung vetsin dan diawetkan. Selain itu tidak boleh makan buah durian, nangka, lengkeng, duku dan anggur. Minuman yang dingin, bersoda dan mengandung alkohol juga harus dihindari. Udang, Cumi, kerang, kepiting tidak boleh di makan juga, kurangi garam, ikan asin, tape, coklat, nenas.
Untuk pengobatan herbal bisa dikonsumsi :
Rebusan Samiloto, kunir putih, rumput mutiara, keladi tikus
diminum 2 x sehari (pagi dan sore)
semua makanan yang mengandung zat aditif HARUS dihindari, seperti mie instan (instan-instan), minuman ringan, minuman serbuk, dsb.
tidak boleh marah. lakukan olahraga teratur, tidak boleh stress. semua ini dapat mengakibatkan tumor membesar/kambuh.
lakukan yoga, meditasi...
makan makanan yang mengandung anti karsinogenik (zat penyebab kanker), seperti mentimun...
bila anda bergolongan darah o, sebaiknya hindari roti gandum, dan jagung, karena mengandung lektin gluten...
bila gol anda o juga, sebaiknya perbanyak makan daging ayam dan sapi tanpa lemak. imbangi dengan konsumsi sayur. daging jangan dibakar/digoreng, melainkan dikukus, karena makanan bila dibakar, akan bersifat karsinogenik.
bila digoreng, tak baik buat perut anda...
Komentar
Posting Komentar